Puluhan Rumah di Jatitujuh Terancam Amblas ke Sungai
19 Juli 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Majalengka-online.com – Puluhan rumah warga blok Klewih, Desa/Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka yang semakin terancam abrasi Sungai Cimanuk menanti kepastian dari pemkab Majalengka apakah tetap dilokasi tersebut atau pindah. Meski hujan tidak turun, namun pergeseran tanah terus terjadi.
Salah seorang warga setempat, Yunus mengungkapkan, pemukiman rumah yang berdekatan dengan Sungai Cimanuk hingga saat ini masih terus terjadi pergeseran meski tidak terjadi banjir dan hujan tidak turun. Beberapa hari sebelumya, sebanyak enam hancur akibat adanya pergeseran tahan sehingga mereka terpaksa harus menempati sebagian rumahnya yang masih tersisa.
Beberapa warga lainnya yang rumahnya berdekatan dengan aliran Sungai Cimanuk merasakan was-was dan khawatir karena rumahnya semakin bergerak yang dapat mengakibatkan rumahnya hancur seperti rumah lainya.
“Aneh pergerakan tanah terus terjadi, padahal tidak ada bajir dan hujan pun tidak turun, ketinggian air hanya 30 meter kami merasa khawatir dan was-was, untuk itu kami meminta kepastian apakah kami tetap tinggal disini ataukah pindah, ” ujar Yunus, Rabu (30/6) malam saat berkunjung ke kantor majalengka-online.com.
Pergeseran tanah pun bukan hanya terjadi pada area 10 meter, namun memanjang hingga ratusan meter.Untuk, Yunus dan beberapa warga lainnya meminta kepastian relokasi puluhan rumah yang terancam amblas ke sungai.


Komentar Terakhir