Ratusan Peluru Aktif Ditemukan Warga

Majalengka – Sebanyak 250 peluru aktif, 5 ranjau dan 1 buah popor jenis AK ditemukan di belakang rumah warga Desa Padahanteun, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Minggu (16/5) kemarin. Adalah Uha Suhadi , warga Blok Senin Desa Padahanteun, Sukahaji, yang kali pertama menemukan ratusan peluru itu.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Kecap Majalengka

Lately, traditional soy sauce producers are harder to find, according to them where competition has become too harsh to succeed. Consequently, traditional producers can only survive. targeting segmented markets to maintain the existence that had been blazed by ancestors, tens of years past. Baca tulisan ini lebih lanjut

Mantan Dirut RSUD Majalengka Tersangka

Majalengka – Mantan Direktur RSUD Majalengka, berinisial H ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan makan minum atau catering tahun 2008 senilai Rp. 1,042 miliar. Selain H, Kejaksaan Negeri Majalengka juga juga menetapkan A dan T yang merupakan panitia pengadaan barang dan jasa proyek tersebut sebagai tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Alviand Deswaldy mengatakan, proses penyelidikan pengadaan makan dan minum atau catering di RSUD Majalengka telah dinaikan pada tahap penyidikan setalah tahapan ekspos.

Alviand mengatakan, berdasarkan hasil ekspose pengadaan makan dan minum tersebut, ternyata ada kerugian negara sebesar Rp.500 juta .Anggaran tersebut dari penambahan anggaran sebesar Rp.129 juta pada bulan November 2008, meskipun kegiatan sudah berakhir Mei 2008, sebesar Rp.200 juta tidak jelas peruntukannya pada tahap kedua serta mahlanya biaya sebesar Rp.294 juta.

“Ada selisi anggaran sebesar Rp.200 juta yang tidak jelas peruntukannya meski pelaksanaan sudah selesai antara pihak RSUD Majalengka dengan PT.Graha Wisata Kencana – Bandung dari nilai sebesar Rp.890 juta, namun yang dibayarkan hanya Rp.600 juta, ” beber Alviand kepada wartawan, Rabu (12/5).

Lanjutnya, proses pengadaan tersebut menyalahi aturan karena melalui penunjukan langsung kepada PT. Graha Wisata Kencana – Bandung bukan melaui tahapan tender sebagaimana diatur Kepres 80/2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa yang mengharuskan nilai proyek di atas Rp 50 juta ditender.

Sementara itu Kepala Seksi Pidana Khusus, Hendri Marulita menambahkan, pihaknya baru menyelesaikan tahapan ekspos perkara dari proses penyelidikan ke tahap penyidikan.

Sumber: http://majalengka-online.com/

Jumlah Siswa SMP yang Lulus UN di Majalengka Naik

Majalengka – Persentase siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) yang lulus ujian nasional di Kabupaten Majalengka tahun ini sebesar 99,21 persen atau naik dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Rieswan Graha melalui Kasi SMP, Adeng Zaenudin mengatakan, dari jumlah peserta UN SMP/MTs di Majalengka sebanyak 5.387 orang, yang tidak lulus hanya 90 orang atau 0,79 persen.

Menurutnya, 90 siswa yang tidak lulus tersebut berasal dari 23 SMP Negeri, 14 SMP Terbuka dan 3 SMP Swasta dari total 68 SMP Negeri, 23 SMP Terbuka dan 6 SMP Swasta, sementara jumlah siswa yang lulus 100 persen sebanyak 45 SMPN Negeri, 17 SMP Terbuka dan 3 SMP Swasta.

“Nilai tertinggi hasil UN SMP tersebut adalah dari SMPN 2 Kertajati yakni dengan total nilai 32,15, sementara nilai terendah dari SMPN 2 Sindangwangi dengan total nilai 24,37, “tegasnya.

Ditempat terpisah Kepala Seksi Mapenda, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Majalengka mengatakan untuk hasil UN tingkat MTs Negeri dan Swasta, jumlah siswa yang tidak lulus dan harus mengulang adalah sebanyak 53 orang yang berasal dari 14 MTs Negeri dan 54 MTs
Swasta.

seumber: http://majalengka-online.com/

Siswa di Majalengka Tidak Lulus UN Hanya 2,49 Persen

Majalengka - Sebanyak 228 siswa SMA/SMK/MA sederajat di Majalengka dinyatakan tidak lulus ujian nasional (UN) 2010. Kendati begitu, mereka diharapkan mengikuti ujian nasional ulang tanggal 10-14 Mei mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Rieswan Graha mengatakan tingkat kelulusan UN tahun 2010 ini mencapai 97,51 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,41 persen dibanding tahun 2009 yang mencapai 98 persen lebih.
“Jumlah siswa SMA sederajat yang tidak lulus di Majalengka sebanyak 228 siswa atau 2,49 persen, terdiri dari siswa SMA 31 siswa, siswa MA 66 siswa dan siswa SMK sebanyak 131 siswa, “ujar Rieswan kepada wartawan usai menghadiri rapat di gedung DPRD Majalengka, Senin (26/4) siang.
Sementara siswa yang lulus mencapai 7.387 siswa, terdiri dari 3.575 siswa SMA, sebanyak 742 siswa MA dan 3.070 siswa SMK dari jumlah total keseluruhan siswa yang mengikuti sebanyak 7.624 siswa.
“Jadi tingkat kelulusan turun 0,41 persen, pengumuman sudah dilakukan di sekolah masing-masing siang ini .Untuk yang tidak lulus, masih diberi kesempatan ujian ulang, kalaupun gagal bisa mengikuti kelompok belajar (Kejar) paket C,” katanya.
Menurut Rieswan, berdasarkan hasil UN tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pola pembelajaran yang diberikan kepada siswa. Selain itu peningkatan terhadap kualitas guru pun juga kan ditingkatkan, yakni melalui sertifikasi.
“Hasil tersebut sudah bagus, namun untuk lebih meningkatkan lagi , kita akan melakukan inovasi-inovasi sehingga kualitas guru dalam mengajar lebih baik, “tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun majalengkaonline, siswa SMA terbanyak yang dinyatakan tidak lulus dan harus mengulang adalah SMAN 2 Majalengka, yakni 8 siswa dari 273 siswa yang mengikuti, yang lulus sebanyak 265 siswa. Sementara untuk siswa SMK, adalah dari SMK 1 Palasah, yakni sebanyak 31 siswa harus mengulang dari 189 siswa yang ikut UN, yang lulus sebanyak 158 siswa.
Sementara itu pantauan di lapangan, pengumuman kelulusan UN SMU dan SMK di Majalengka juga diwarnai aksi coret dan konvoi di sejumlah ruas jalan di Majalengka, sebagian dari mereka melakukan aksi corat coret diluar lingkungan sekolah seperti yang dilakukan oleh Siswa SMA PGRI 1 Majalengka.Puluhan siswa ini melakukan aksi corat coretnya sebuah lapangan Bola Voli di Jalan Cibasaleh, Majalengka Kulon. Sambil menunggu hasil kelulusan yang dikirimkan melalui pos.
(sumber: http://majalengka-online.com/)

Website Pemkab Majalengka Mati Suri

Majalengka – Website resmi Pemerintah Kabupaten Majalengka, www.majalengkakab.go.id, sama sekali tidak pernah di update baik itu informasi untuk masyarakat maupun berita kegiatan dan aktivitas pemerintah daerah. Kabid Kominfo Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatiko (Dinhubkominfo) Kabupaten Majalengka, Wawan Kurniawan mengungkapkan website tersebut saat ini sedang dalam perbaikan keamanan di server layanan. “Kami mohon maaf, saat ini website kami dalam perbaikan, demi kenyaman kita bersama,” kata Wawan beberapa waktu lalu kepada majalengka-online.com. Pengamat IT Majalengka, Juned mengatakan hampir semua website yang ada di lingkungan pemkab majalengka apakah itu punya pemda,distan,deperindag sama semuanya mati suri. “Intinya tidak mau ngurus website, orientasinya hanya proyek semata setelah itu lepas tanggung jawab, padahal website tersebut sebagai sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui teknologi informasi, ” ujar Juned. Kalau memang website tersebut dalam perbaikan ? Lantas sampai kapan sementara kebutuhan informasi masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah daerah di majalengka diperlukan. “Jika dalam perbaikan mestinya harus lebih baik, nyatanya mati suri hingga saat ini. Sementara anggaran untuk teknologi informasi tersebut sungguh luar biasa besar.Lihat saja tidak ada satupun informasi terbaru yang disampaikan melalui website tersebut, ” tuturnya pula.

(http://majalengka-online.com/)

Afsel Lirik Bola Majalengka di Piala Dunia 2010

INILAH.COM, Batam – Pemerintah Afrika Selatan (Afsel) tertarik menggunakan bola produksi Majalengka pada Piala Dunia 2010 yang digelar di negeri itu. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Bantuan Administrasi Internasional Departemen Perindustrian Riris Mahardi usai pertemuan Komisi Bersama Indonesia-Afsel di Batam, Selasa (26/2). Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.